• Cerpen,  Katarsis,  Tak berkatagori

    Sketsa Memorabilia

    Es di gelas itu telah mencair, membaur dengan kopi yang kupesan lebih dari satu jam lalu. Aku masih saja menatap ke luar jendela, sementara gerimis perlahan membasahi tanah. Mendinginkan udara pada malam yang tak berbintang kala itu. Aromanya yang khas…

  • Katarsis,  Puisi,  Tak berkatagori

    Seberapa Waktu Kita

    I Seberapa detik kita jatuh cinta kala pertemuan pertama. Ketika¬†gejolak rasa ¬†selaras dengan hembusan napas. Lalu, merangkainya pada tiap sekat kalbu yang telah tertutup jeruji. Tak perlu lama waktu tuk mengoyak teralis berkarat itu. Lantas, kita luput pertemuan hanya sesaat.…

  • Katarsis,  Kontemplasi,  Tak berkatagori

    Bersenggama dengan Kesepian

    Adalah keniscayaan apabila manusia merasakan kesendirian. Lebih mencekik lagi bila kesendirian menjelma menjadi kesepian. Keduanya hanya berbatas sekat tak kasat mata yang mau tidak mau setiap manusia pasti akan melewatinya. Agak mengherankan bila kesepian masih berjarak padahal lautan manusia di…

  • Katarsis,  Kontemplasi

    Menulis Kebijaksanaan

    Apa yang kamu cari ketika menulis kebijaksanaan? Secangkir kopi, segelas teh, sebatang pena, dan secarik kertas? Apa kebijaksanaan sesederhana itu? Menoleh ke banyak hal yang mungkin saya secara pribadi terus mencari di mana itu kebijaksanaan. Apa yang disebut bijaksana, bagaimana…