pinterest.com
Jeda,  Listicle

5 BUKU PENGEMBANGAN DIRI YANG WAJIB KAMU BACA

Tahun 2019 telah berada pada masa penghujung. Kurang dari dua bulan lagi, kita akan mengawali tahun yang baru. Hal penting dari momen ini adalah evaluasi dan resolusi. Evaluasi menjadi suatu refleksi bagi diri sekaligus menjadi kesempatan untuk memperbaiki kualitas pribadi. Pencapaian yang telah diraih bisa memacu semangat dan menguatkan rasa cinta terhadap diri sendiri agar lebih maju dan berkembang. Sebaliknya, kekurangan dan kelemahan yang dirasakan dalam periode satu tahun ini bisa dijadikan pertimbangan untuk menentukan resolusi di tahun mendatang. Mengenali diri sendiri sangat penting untuk menetapkan hal tersebut. Salah satu cara yang mempermudah kamu untuk melakukannya yaitu dengan membaca buku bergenre pengembangan diri. Kali ini, Kamarbaca akan memberikan lima rekomendasi buku pengembangan diri yang layak kamu baca. Simak, yuk!

Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Sumber: gramedia.com

Tidak salah untuk menyatakan buku ini sangat populer dan mewakili generasi masa kini. Pesan-pesan yang disampaikan sangat relevan dan melekat dengan kehidupan kita. Melalui buku ini, Mark Manson menyampaikan bagaimana seharusnya kita mulai memilah hal-hal bermakna dalam hidup yang layak untuk mendapatkan perhatian. Dan sebaliknya, menjadi bodo amat terhadap hal yang tidak bermakna. Sesungguhnya, mengakui, menerima, dan menjadikan kekurangan sebagai proses belajar dan berkembang menjadi inti untuk mencapai kebahagian. Dengan bahasa yang ringan dan dilengkapi dengan kisah-kisah bermakna, sangat tepat bagi kamu untuk membacanya juga.

Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang


Sumber: gramedia.com

Buku ini berdasarkan pengalaman hidup penulisnya, Fumio Sasaki. Ada sebuah momen dalam hidupnya, saat ia terus merasa kekurangan dan tidak bahagia. Hingga akhirnya, ia menggantungkan kebahagiaan dengan memiliki banyak barang yang diinginkannya. Rumahnya pun sesak dan hanya dipenuhi dengan barang-barang tidak berguna tanpa mencapai kebahagiaan yang ia dambakan. Hal ini membuatnya memikirkan ulang tujuan hidupnya dengan menentukan apa yang sebenarnya membuat dirinya bahagia. Ia pun mulai menyingkirkan barang-barang yang tidak berguna atau dikenal dengan menjalani gaya hidup minimalis. Buku ini tentu saja sangat cocok untuk dibaca mengingat pesatnya arus konsumerisme yang sangat mudah dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

NKCTHI

Sumber: gramedia.com

Bagi pengguna media sosial instagram pastilah sudah tidak asing dengan buku yang satu ini. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) memang mengundang banyak perhatian di media sosial. Marchella FP, sebagai penulis, memang menggunakan cara ini untuk membangun hubungan dengan para pembacanya. Kutipan sederhana namun penuh makna dengan ilustrasi yang indah menjadi titik pentingnya. Buku ini bisa menemani dan menuntun kamu untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan. Kamu juga bisa menemukan cara untuk mengendalikan kekecewaan, keraguan, dan kegundahan dengan berkontemplasi saat membaca buku ini.

Time of Your Life

Sumber: gramedia.com

Masa muda seringkali mendapat glorifikasi sebagai masa paling indah. Padahal tidak jarang masa tersebut malah menjadi momok yang menakutkan. Kekhawatiran anak muda terhadap masa depan justru acap kali mematikan sinarnya. Rando Kim, melalui Time of Your Life, menyampaikan pesan terhadap kegalauan yang dilanda putranya saat mengalami masa tersebut. Melalui buku tersebut, Rando menyampaikan bahwa setiap individu memiliki masa tersendiri. Tidak perlu risau melihat masa orang lain yang sedang gemilang. Sesungguhnya, kita pun akan memiliki masa tersebut nantinya. Kesadaran tentang makna hidup disampaikan secara lembut oleh penulis. Jika kamu juga memiliki kekhawatiran yang sama, alangkah baiknya kamu coba catat buku ini dalam daftarmu.

Sang Alkemis

Sumber: gramedia.com

Kecakapan Paulo Coelho dalam dunia literasi memang tidak perlu diragukan lagi. Salah satu karya agung yang melambungkan namanya ini berjudul Sang Alkemis. Meskipun dibungkus dalam sebuah novel, buku ini sesungguhnya mengajarkan banyak tentang arti kehidupan. Diceritakan mengenai pengembara bernama Santiago, buku ini sangat lekat dengan nilai-nilai spiritual dan universal. Perjalanan untuk mencapai cita-cita dalam buku ini berbeda dengan buku motivasi lainnya. Pengembangan diri dengan memperkaya jiwa lebih ditekankan ketimbang pencapaian materi. Penggambaran keagungan semesta tempat kita berpijak juga ditekankan. Dengan membaca buku ini, kamu bisa berusaha melepaskan diri dari obsesi dunia yang kian mengikat.

Demikian daftar buku pengembangan diri yang Kamarbaca rekomendasikan. Semoga bermanfaat dan membantu kamu ya sobat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *