Jeda,  Jelajah Buku,  Listicle,  Nonfiksi

5 BUKU REKOMENDASI NYT MINGGU INI

Mengisi akhir pekan dengan liburan, kongko bareng teman, atau sekadar istirahat di rumah bisa jadi adalah salah satu pilihan kamu saat ini. Eits, tunggu dulu, barangkali 5 buku ini bisa menemani kamu melepas penat setelah seminggu beraktivitas.

Cus, langsung simak deretan buku rekomendasi New York Times (NYT) yang Kamar Baca rangkum untuk kamu.

  1. They Were Her Property: White Woman as Slave Owners in the American South  karya Stephanie E. Jones-Rogers

Selama ini peran perempuan kulit putih terkesan pasif dan tidak terlibat langsung dalam perbudakan kulit hitam sehingga si perempuan kulit putih tidak terlalu menonjol perannya. Jones-Rogers justru berhasil membuktikan hal sebaliknya. Bahwa peran perempuan kulit putih itu sangat menonjol dan cenderung sangat aktif. Misalnya, melalui bisnis perdagangan budak kulit hitam dia bisa menemukan kebebasan dengan setara dengan pemilik budak lain yang umumnya laki-laki. Dia (perempuan kulit putih) juga sebagai pemilik budak mengeruk keuntungan dari bisnis perdagangan budak tersebut.

2. Empires of the Weak: The Real Story of European Expansion  and the Creation of New World Order karya J. C. Sharman

Beberapa pendapat mengungkapkan bahwa orang Eropa memiliki keunggulan dalam teknologi dan taktik perang dibandingkan dengan peradaban lainnya terhitung dari 1500 M dan seterusnya. Melawan pandangan tersebut, Empires of the Weak memperlihatkan hal sebaliknya. Sharman mengungkapkan bahwa orang eropa sebearnya tidak memiliki keunggulan militer di awal era modern. Bahkan sedari dulu hingga sekarang dan masa depan kekuatan militer masih didominasi oleh Asia.

3. Mama’s Last Hug  karya Frans De Wall

Ahli primatologi Frans de Waal mengungkapkan kasus bahwa hewan memiliki kehidupan emosional yang sama rumit dan kayanya dengan manusia. Mama’s Last Hug menyentuh hati dan pikiran kita dalam banyak kesempatan bahwa manusia dan hewan saling terhubung, penjelmaannya berupa bagaimana kita melihat kehidupan di sekeliling kita.

4. Nervous States karya William Davies

Jika persilangan antara sains, budaya, dan perasaan adalah segmen yang kamu suka, buku karangan William Davies ini boleh jadi buku yang bagus untukmu. Nervous States membawa pembaca ke sudut pandang luas tentang politik masa kini dan beberapa kegalauan yang hadir di dalamnya.

5. The Source of Self-Regard karya Toni Morrinson

The Source of Self-Regard meluap dengan keeleganan pikiran dan gaya, kepiawaian bersastra, dan kompas moral dari Toni Morrison’s yang tidak bisa ditiru oleh hallmark.

Doa untuk para korban 9/11, perenungan pencarian tentang Martin Luther King, dan eulogi yang menyayat hati untuk James Baldwin termuat dalam tiga bagian dalam buku ini. Selain itu, pada bagian writings and speeches, Morrinson mengambil kontestasi isu-isu sosial tentang orang asing, pemberdayaan perempuan, pers, uang, perihal orang kulit hitam, dan hak asasi manusia. Singkatnya, buku ini adalah buku yang sangat mencerahkan di antara karya-karya Morrinson lainnya.

Itulah deretan buku rekomendasi NYT minggu ini ya guys, semoga bisa mewarnai akhir pekan kamu. Happy reading.


A sapiophile, librocubicularist, and perpetual dreamer who is also a writer, editor, and teacher for Indonesian as second language. Her passion is reading good books and sipping a cup of tea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *