pinterest.com
Jeda,  Listicle

Tidak Tertarik Dengan Cerita Fiksi? 5 Manfaat Ini Bisa Terlewatkan Olehmu

Banyak orang berpikir membaca cerita fiksi atau novel merupakan kegiatan yang membuang-buang waktu saja. Lebih baik melakukan kegiatan produktif lainnya ketimbang melakukan kegiatan ini. Hal tersebut tentu saja tidaklah benar. Sebaliknya, banyak manfaat yang bisa didapatkan dari membaca cerita fiksi. Jika masih belum tidak tertarik, ada baiknya kamu menyimak beberapa informasi menarik yang telah Kamar Baca siapkan di bawah ini.

1. Membangun Empati

Saat membaca cerita fiksi, kamu akan dengan mudah menemukan beragam kisah yang akan mempengaruhi emosi. Misalnya, kamu akan dengan mudah merasakan kesedihan, kemarahan, atau kebahagiaan terhadap salah satu karakter atau kejadian tertentu. Hal ini sebenarnya berpengaruh pada aktivitas kerja otak. Pada tahun 2013, Emory University melakukan studi yang membandingkan hasil pemindaian otak orang-orang dengan hobi membaca dan tidak dengan scan MRI. Para partisipan sebelumnya diminta membaca buku literatur klasik. Hasilnya, aktivitas orang-orang yang memiliki hobi membaca meningkat di area pemahaman bahasa dan visualisasi gerakan. Kedua area otak ini berperan penting dalam membangun emosi dan empati seseorang.

2. Melatih Diri Menjadi Seseorang Yang Open-Minded

Jika kamu sulit untuk memahami orang lain, maka mulailah membaca cerita fiksi. Studi yang diterbitkan melalui Journal of Applied Social Psychology menyebutkan bahwa cerita fiksi berhasil meningkatkan kemampuan untuk menempatkan seseorang ke dalam cara pandang orang lain. Penelitian ini melibatkan para siswa yang diminta membaca buku mengenai diskriminasi kaum marjinal. Hasilnya, para siswa menunjukan perubahan perilaku terhadap kaum marjinal, seperti kaum imigran. Mereka memperlihatkan sifat yang lebih inklusif, toleran, serta open-minded.

3. Mengurangi Stress

Cerita fiksi bisa dijadikan sebagai satu cara untuk memperbaiki kualitas diri dan juga mengeksplorasi hal baru lainnya yang sulit kamu temukan dalam hidupmu. Sudah bukan rahasia lagi memang, penggunaan buku, puisi, dan karya tulis lainnya dinilai berhasil untuk terapi kesehatan mental. Penelitian dari Universitas Sussex menunjukan bahwa membaca merupakan cara paling efektif untuk mengurangi stress, mengalahkan metode lainnya seperti mendengarkan musik atau jalan-jalan. Para psikolog percaya membaca cerita fiksi yang menyenangkan akan menyita konsentrasi pada otak dan menciptakan suatu distraksi yang mengurangi stres pada tubuh. Ini bisa jadi cara sederhana untuk kamu yang sedang merasa dalam banyak tekanan.

4. Memperbaiki Kualitas Tidur

Kamu pasti pernah memperhatikan bagaimana anak-anak dapat tidur nyenyak setelah membaca atau mendengarkan dongeng. Tidak ada salahnya kamu mengikuti cara tersebut untuk tidur. Cerita fiksi dapat membawa pembacanya masuk ke dalam dunia yang dikisahkan. Ini dapat membantu untuk mengurangi ketegangan dan merasakan ketenangan. Tentu saja kualitas tidur pun akan semakin lebih baik dan kamu bisa merasa lebih segar saat bangun keesokan hari.

5. Melatih Kemampuan Dalam Membangun Hubungan

Cerita fiksi sesungguhnya berguna sebagai stimulan bagi seseorang untuk bernegosiasi dalam lingkungan sosialnya. Kisah yang disajikan dalam cerita fiksi bisa bermanfaat agar pembaca memahami bagaimana kompleksitas kehidupan sosial manusia. Hal ini membantu pembaca untuk mengahadapi suatu keadaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Kemampuan memahami karakter dalam cerita fiksi juga bisa menumbuhkan empati yang dapat membantu untuk menjalin relasi dengan orang lain.

Berbagai keuntungan di atas tentu saja sangat sayang apabila kamu lewatkan. Semoga apa yang Kamar Baca telah sajikan dapat membuat kamu semakin semangat untuk membaca buku. Happy reading everyone!

sumber gambar : pinterest.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *